SMP Negeri 1 Palu kembali meraih prestasi di bidang non Akademik, kali ini prestasi tersebut berasal dari ajang lomba kreativitas pakaian dari bahan daur ulang tingkat sekolah menengah pertama se Kota Palu yang dilaksanakan di Taman Budaya Sulawesi Tengah, Gedung Olah Seni (Golni) Palu.

Penghargaan perancang pakaian kreasi dari bahan daur ulang diraih oleh Bapak Agussalim, Guru Seni Budaya SMP Negeri 1 Palu. Dua siswa yang juga berasal dari SMP Negeri 1 Palu meraih penghargaan dari kategori penampilan terbaik. Mereka berhasil menyisihkan 32 peserta lain yang berasal dari 16 sekolah tingkat SMP se Kota Palu.

Hanya dengan mengandalkan bahan dedaunan, kantongan plastik, dan tutup botol bekas minuman, utusan SMP Negeri 1 Palu berhasil memukau juri. Mereka berhasil mengungguli SMP Negeri 2 Palu sebagai pesaing terdekatnya.

Bapak Agussalim sebagai pengampu mata pelajaran Seni Budaya sekaligus perancang pakaian mengakui bahwa ini adalah pencapaian yang cukup menggembirakan, karena mereka menjadi yang terbaik meskipun tenggat waktu cukup singkat. Ia harus bekerja di hari Jumat sampai malam hari untuk merancang pakaian, karena pakaian harus sudah digunakan pada Hari Sabtu.

“Alhamdulillah, meskipun waktu yang kita punya sangat singkat, namun kami berhasil menjadi yang terbaik. Saya mulai pekerjaan di hari Jumat dan selesai hingga malam hari. Pakaian itu harus selesai, karena harus ditampilkan di Hari Sabtu.” tutur Agussalim.

Ditanya tentang kesiapan siswa, Agussalim menjelaskan bahwa Ia harus sedikit melatih kemampuan siswanya dalam memperagakan karyanya. Menurutnya, siswa binaannya sudah cukup baik, jadi tinggal dipoles sedikit agar dapat tampil lebih atraktif di panggung.

About The Author

Guru Mata Pelajaran IPA di SMP Negeri 1 Palu sejak tahun 2009. Fokus pada kegiatan belajar mengajar dan bimbingan siswa. Selain itu, Ia juga aktif dalam menulis blog tentang Latihan Soal Fisika dan Blog Palu.

Silahkan berkomentar

Berkas PPDB masih menjalani proses verifikasi di Kantor DUKCAPIL Palu demi akurasi data. Mohon Kesabarannya