Lahirnya kesepakatan bersama antara Menteri Negara Lingkungan Hidup dengan Menteri Pendidikan Nasional (sekarang Mendikbud), Nomor : 03/MENLH/02/2010 dan 01/II/KB/2010 Tentang Pendidikan Lingkungan Hidup, mendorong seluruh sekolah di Indonesia untuk mengakomodir dan melaksanakan pendidikan tersebut dalam berbagai model kegiatan.  Hal tersebut tentunya tidak lepas dari tujuan yang ingin dicapai dari kesepakatan itu, yakni (a) menumbuhkan dan mengembangkan pengetahuan, nilai, sikap, perilaku, dan wawasan, serta kepedulian lingkungan hidup peserta didik dan masyarakat (b) meningkatkan mutu sumber daya manusia sebagai pelaksana pembangunan berkelanjutan dan pelestarian fungsi lingkungan hidup.

Pendidikan lingkungan hidup yang diwujudkan dalam materi lingkungan hidup khususnya jalur dan jenjang pendidikan dasar dan menengah sudah menjadi tuntutan dan tertuang dalam standar kompetensi kelulusan yang menjadi prasyarat dan harus dimiliki setiap peserta didik setelah tamat dari jenjang pendidikan dasar dan menengah. Materi pendidikan lingkungan hidup mengakomodir masalah ekonomi, sosial, lingkungan hidup (ekologi) yang merupakan masalah nasional dan lokal yang harus disosialisasikan, dilaksanakan dan diselesaikan masalahnya guna mewujudkan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.

Menyadari betapa pentingnya hal tersebut di atas, maka SMPN 1 Palu sebagai salah satu sekolah yang menjadi barometer perkembangan pendidikan di Sulawesi Tengah, telah melakukan berbagai upaya dalam mewujudkan terlaksananya pendidikan lingkungan hidup. Upaya-upaya yang dimaksudkan adalah dengan mengintegrasikan materi pendidikan lingkungan hidup dalam pembelajaran beberapa mata pelajaran yang terkait. Selain itu, kegiatan-kegiatan siswa, baik yang dilaksanakan oleh sekolah maupun yang bersifat partisipatif terhadap kegiatan di luar sekolah, diarahkan pada hal-hal yang terkait dengan masalah-masalah lingkungan. Dapat dicontohkan misalnya karya ilmiah sanitasi, lomba pidato bahasa Inggris yang bertema lingkungan, dan pengintegrasian materi lingkungan hidup pada kegiatan ekstrakurikuler.

Sekolah-Adiwiyata

Upaya-upaya yang dilakukan SMPN 1 Palu tersebut di atas ternyata mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Ini terbukti dengan ditetapkannya SMPN 1 Palu sebagai salah satu sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan Tahun 2013 oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si. Piagam yang diserahkan pada awal tahun 2014 terasa menjadi kado awal tahun spesial bagi seluruh warga SMPN 1 Palu. Kita tentu berharap agar prestasi ini dapat lebih ditingkatkan lagi, sehingga diharapkan tahun 2014 ini SMPN 1 Palu dapat meraih Adiwiyata tingkat Nasional.

About The Author

Guru SMP Negeri 1 Palu, mengajar Mata Pelajaran IPS sekaligus sebagai Pembina OSIS SMP Negeri 1 Palu

One Response

Silahkan berkomentar